Rabu, 21 Januari 2009

Shin bet: Israel Kalah Telak dalam Perang 22 Hari

Kepala Agen Keamanan Israel (Shin bet), mengakui kekalahan militer Israel dalam mencapai tujuannya menyerang Jalur Gaza

Sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Mehr, Yuval Diskin dalam pertemuan akhir pekan kabinet Zionis-Israel mengatakan salah satu tujuan Israel menghentikan penembakkan rudal Hamas ke arah Israel, namun tujuan tersebut tidak tercapai.

Kepala Israel Security Agency (ISA) senantiasa menegaskan ketidakmampuan angkatan bersenjata Zionis-Israel dalam memberangus senjata HAMAS di Palestina.

Pasca 22 hari serangan brutal Zionis-Israel ke Jalur Gaza yang menelan korban syahid lebih dari 1300 orang Palestina di antaranya ratusan wanita dan anak-anak, pada Ahad dini hari (18/1) Tel Aviv mengumukan gencatan senjata sepihak.

Diskin mengatakan, tidak semua target, termasuk terowongan-terowongan sepanjang Mesir, Palestina dan Gaza bisa dihancurkan. Menurut Israel, terowongan-terowongan inilah yang menjadi jalur keluar-masuknya makanan dan senjata.

"Tidak semua dari terowongan telah dimusnahkan. Ketenangan kedua pulih dan Israel tidak tegas mengenai pelaksanaan kesepakatan pada masalah ini, situasi di sepanjang rute Philadelphi akan kembali ke negara yang sebelumnya dalam beberapa bulan," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Israel melakukan bombardir udara selama 22 hari dan diantaranya diduga tempat-tempat persembunyian para pejuang dan terowongan.

Sementara itu, HAMAS menetapkan tenggat waktu selama sepekan agar Tel Aviv menarik seluruh pasukannya dari Jalur Gaza serta memperingatkan setelah masa tersebut HAMAS akan kembali mengangkat senjata guna mengusir pasukan agresor Israel. Dilaporkan Senin (19/1) militer Israel mulai mundur dari Gaza.

Shin bet atau singkatan dari Sherut Habitachon Haklali atau Shabak (dalam bahasa Ibrani) adalah badan agensi kontraspionase Israel dan dikenal pula dengan nama General Security Service/Pelayanan Keamanan Umum (GSS).

Lembaga ini bertanggung jawab atas keamanan dan perlindungan Perdana Menteri Israel dan pejabat pemerintah lainnya seperti industri pertahanan, lokasi ekonomi sensitif dan instalasi Israel. Shin Bet, yang terkadang dibandingkan dengan Biro Investigasi Federal AS (FBI), juga memegang seluruh keamanan untuk maskapai penerbangan nasional Israel, El Al. [irb/ theaustralian/www.hidayatullah.com]

Catatan Akhir Pekan [CAP] Adian Husaini ke-254

Oleh: Adian Husaini

Mungkin kita memang sudah kehabisan kata-kata untuk melukiskan kebiadaban kaum Yahudi Israel. Hari demi hari, mereka bukan menghentikan invasi dan kebiadabannya di Jalur Gaza, tetapi bahkan semakin bertambah brutal. Kaum Yahudi itu tidak peduli bahwa yang menjadi korban serangan mereka adalah ribuan wanita dan anak-anak. Raungan dan jerit tangis anak-anak Palestina yang tercabik-cabik tubuhnya oleh peluru dan rudal Israel tak meluluhkan hati kaum Zionis ini untuk menghentikan kebiadabannya.

Bahkan, apa yang kemudian terjadi sungguh di luar bayangan manusia. Kaum Zionis itu bukan hanya membunuhi anak-anak, tetapi juga melepaskan anjing-anjing mereka untuk melahap tubuh jenazah anak-anak Palestina. Mengutip berita di situs [url]Islamonline.com[/url], (16/1/2009), masih memampang sebuah berita yang menceritakan ketakjuban Dokter Kayed Abu Aukal menyaksikan kondisi tubuh seorang anak Palestina berumur 4 tahun.

Diceritakan, bahwa Shahd, anak itu, terkena bom Zionis-Yahudi ketika sedang bermain di belakang rumahnya di kamp pengungsi Jabalita. Orang tua Shahd yang mencoba mengambil jenazah anaknya, justru ditembaki tentara Zionis. Selama lima hari jasad Shahd tidak terurus dan tergelak di tanah. Akhirnya, tentara-tentara Zionis melepaskan beberapa ekor anjing yang langsung mengoyak jasad Shahd yang sudah tak bernyawa.

"Kami sudah melihat pemandangan yang sangat memilukan selama 18 hari ini. Kami mengambil tubuh anak-anak yang terbakar atau terpisah-pisah, tapi kami belum pernah melihat hal yang seperti ini," kata dr. Aukal.

Melihat jenazah adik perempuannya yang masih balita menjadi santapan anjing-anjing tentara Israel, saudara laki-laki Shahd bernama Matar dan sepupunya bernama Muhammad, nekad mendekati jenazah Shahd, tapi keduanya juga ditembaki tentara-tentara Zionis hingga gugur syahid.

Tetangga keluarga Shahd, Omran Zayda mengungkapkan, tentara-tentara Zionis Israel itu sengaja melakukan kekejaman itu.

"Mereka (pasukan Zionis) mencegah keluarga Shahd yang ingin mengambil jenazahnya, dan mereka tahu anjing-anjing itu akan memakan jenazah Shahd," ujar Zayda.

"Tentara-tentara Israel itu bukan hanya membunuh anak-anak kami, mereka juga dengan sengaja melakukan cara-cara yang kejam dan tidak berperikemanusiaan. Kalian tidak akan pernah bisa membayangkan apa yang dilakukan anjing-anjing itu terhadap tubuh Shahd," tukas Zayda sambil menahan cucuran air matanya.

Sejumlah warga Palestina mengungkapkan, banyak warga mereka yang mengalami hal yang sama dengan Shahd. Di Jabaliya, tentara-tentara Israel menembaki keluarga Abd Rabu yang sedang memakamkan anggota keluarga yang menjadi korban serangan Israel. Tembakan membuat orang-orang yang ingin memakamkan berlarian mencari perlindungan.

Bukan cuma menembaki, tentara-tentara Zionis kemudian melepaskan beberapa ekor anjing ke arah jenazah-jenazah yang belum sempat dimakamkan. "Apa yang terjadi kemudian sangat mengerikan dan tidak bisa dibayangkan," kata Saad Abd Rabu.

"Anak-anak lelaki kami meninggal di depan mata kami dan kami dihalang-halangi untuk menguburkan jenazahnya. Lalu tentara-tentara Israel itu melepaskan beberapa ekor anjing ke dekat jenazah itu, seakan-akan kekejaman yang sudah mereka lakukan pada kami belum cukup," tutur Abd Rabu tak kuasa menahan tangisnya.

Begitulah cerita tentang kebiadaban Zionis-Israel. Tentu saja kebiadaban semacam ini sudah tersiar ke seluruh penjuru dunia. PBB sudah mengecam kebiadaban Israel. Umat manusia yang waras dan masih mempunyai hati nurani pun pasti tersengat hatinya menyaksikan kebiadaban Israel, yang tiap hari membantai penduduk Gaza. Dalih Israel bahwa serangannya untuk mempertahankan diri tidak dapat diterima akal sehat. Dewan HAM PBB memutuskan bahwa Israel telah melakukan pelanggaran HAM massal terhadap warga Palestina.

Selasa, 20 Januari 2009

US Election

Tulisan ini saya dedikasikan untuk seluruh masyarakat Indonesia dan dunia. Yang saya sangat terheran-heran sampai pusing kepala mendengar hingar-bingar nama Obama di gaungkan di seantero jagad raya ini.

Barrack Obama, presiden ke-44 terpilih baru USA yang baru selesai dilantik semalam waktu Indonesia. Dipenuhi amanat dari seluruh dunia. Apa yang dipikirkan oleh seluruh seluruh dunia mengenai hal ini? Dia tidak akan bisa mengubah seluruh dunia hanya dengan memimpin Amerika!

Alasan yang pertama, dia hanyalah manusia biasa yang terlalu naif untuk mengatakan dia akan mengubah kultur Amerika. Karena yang namanya kultur itu tidak akan mudah dirubah tanpa interfensi semua kalangan, termasuk warga Amerika dan Yahudi Israel yang selalu berada di balik segala kebijakan di Amerika sendiri.

Kedua, dia hanyalah presiden Amerika bukan pemimpin dunia!? Sehingga sangat realistis kalau beliau akan mengutamakan kepentingan negara dimana dia berpijak dan memimpin terlebih dahulu. Dan Indonesia, baginya hanyalah masa lalu yang suram. Dimana dia harus tinggal ditengah kekumuhan dan penderitaan di masa kecilnya. Bagi Indonesia, Amerika mungkin sebuah sesuatu yang penting yang akan mempengaruhi masa depan dunia dan Indonesia, karena dia memimpin Amerika Serikat – yang konon katanya memimpin Amerika berarti memimpin dunia. Tapi bagi Amerika, Indonesia is nothing karena tanpa Indonesia Amerika akan tetap berdiri kokoh ditengah keangkuhannya. Sehingga yang bisa saya katakan adalah, saat ini bangsa Indonesia hanya berada di dalam romantisme berlebihan hanya karena Barrack Obama pernah tinggal sekitar 4 tahun di Indonesia.

Amerika adalah murni sekutu Israel. Karena pertama meskipun Yahudi di Amerika mungkin hanyalah kaum minoritas. Namun, kaum minorotas inilah yang mayoritas menguasai keamanan dan segala peraturan, kebijakan dan pergerakan negara. Sebut saja Bush yang menyatakan tuhan Yahudi adalah tuhannya. Dan bagi Barrack Obama sendiri Siapa pun yang berani memusuhi Israel adalah musuh Amerika (pokoknya begitu inti yang bisa saya tangkap – Insya Allah apabila saya berhasil mendapatkan kutipan pidatonya saya akan tampilkan).

Sehingga bagi saya pribadi hilanglah sudah harapan bagi tercapainya perdamaian dunia apabila dunia masih tetap menganggap Amerika sebagai sesuatu yang berharga di dunia. Padahal apabila seluruh dunia bersatu apalah artinya Amerika!? Amerika hanyalah sebuah negara yang sangat tergantung kepada dunia, bukan dunia yang tergantung kepada Amerika. Inilah yang sering disalah artikan bagi hampir seluruh penduduk dunia yang sering menganggap Amerika sebagai segalanya.

Akhir kata saya minta maaf apabila ada yang merasa tersinggung meskipun sebenarnya tulisan ini hanya saya buat sebagai peredam emosi akibat pusingnya telinga saya mendengar nama Barrack Obama yang dipercaya akan merubah tatanan budaya dunia. Karena bagi saya satu-satunya akan merubah tatanan dunia hanyalah nabi Isa a.s. yang Insya Allah akan turun dan memimpin dunia di bawah satu bendera keadilan – Islam.